Jumanji: The Next Level (2019)

[NO SPOILER]

Jumanji Next Level kembali menghadirkan 4 tokoh utama di film sebelumnya. Ada Dwayne “The Rock” Johnson, Jack Black, Kevin Hart, dan Karen Gillan. Suara genderang yang khas juga menemani suasana tegang dalam setiap sub-level. Jumanji menyajikan cerita yang lebih tertata dan mengunggulkan karakter-karakter yang dimainkan.

Jangan lupa kalau ini adalah film main game. Maka nggak salah kalau sub-judulnya adalah The Next Level. Namun, apakah memang memberikan level yang berbeda dibandingkan film sebelumnya? Iya, film ini membawa Jumanji ke konsep yang jauh berbeda dengan film Jumanji yang dulu. Kesulitan permainan juga lebih terasa dibandingkan dengan film Jumanji: Welcome to the Jungle.

Dr. Smolder Bravestone (Dwayne Johnson) mungkin berotot besar dan terlihat menyeramkan, tapi bukan Dwayne Johnson kalau nggak bisa memerankan karakter apapun. Yes, technically, even The Rock could become a gigantic tooth fairy in another movie. And yes, he could do something else in this movie. Berperan sebagai orang tua justru bikin The Rock jauh lebih lucu. Tentu saja masih dengan tatapan bodoh yang dibikin dengan suara elang. That’s the biggest reason why he became the highest paid actor in the world. But is it just him or there is more?

Continue reading “Jumanji: The Next Level (2019)”

Dark Waters (2019)

[NO SPOILER]

Mark Ruffalo masuk dalam cerita Dark Waters sebagai seorang pengacara dari Taft Law yang ingin menguak rahasia besar sebuah korporasi yang mencatatkan banyak kematian. Sebuah film legal thriller yang membawa Mark Rufallo sebagai Robert Bilott yang membawa asa seorang peternak di daerah West Virginia untuk melawan perusahaan raksasa Amerika bernama DuPont.

Di studio yang sama pada tahun 2015, Mark Ruffalo sempat menjadi salah satu anggota surat kabar Baron Globe yang melacak dan memecahkan kasus tentang pastor-pastor yang melakukan penganiayaan dan pelecehan anak kecil di gereja-gereja lokal. Film ini dinobatkan sebagai film Academy Award for Best Picture kala itu.

Dikarenakan film ini akan lebih baik kalau minim referensi, maka saya tidak akan cerita banyak.

Continue reading “Dark Waters (2019)”

Frozen II (2019)

[NO SPOILER]

Pernah nggak kamu tanya kenapa drama Elsa dan Anna di Frozen pertama belum berakhir? Kalau iya, jawabannya ada dua:

  1. Uang
  2. Disney ingin menambah cerita sebagai pelengkap film pendahulunya. Beruntungnya, film Frozen II masih punya alur cerita yang saling terhubung dan cukup logis.

Pasca kejadian Anna yang berubah jadi es dan secara magis kembali mencair, kali ini Elsa punya masalah lain. SHE IS HEARING VOICES. Cerita utama ada pada Elsa yang ingin mencari tau siapa yang ‘memanggil’ dirinya. Membuka petualangan baru untuk Elsa (Idina Menzel), Anna (Kristen Bell), Kristoff (Jonathan Groff), Sven, dan tentu saja Olaf (Josh Gad).

Masih dengan setting Nordic sebagai tempat tinggal karakter, kali ini penonton tidak akan bertemu dengan musim dingin. Waktu masih menunjukkan musim kemarau dan mulau banyak daun yang menguning. Desain produksinya cukup menarik. Saya kira 6 tahun setelah film yang pertama bisa membuat dunia yang lebih luas dengan karakter-karakter tambahan yang masih sesuai dengan latar belakang cerita. Animasinya? sudah pasti bagus. We’re watching a Disney movie anyway.

Continue reading “Frozen II (2019)”

Ford v Ferrari (2019)

[NO SPOILER]

Film kedua di bulan November setelah Doctor Sleep yang durasinya 2,5 jam. Ford v Ferarri bercerita tentang Ford yang ingin mengalahkan Ferarri dalam kejuaran Le Mans. Salah satu kejuaran mobil balap paling bergengsi di dunia saat itu. Jika NASCAR beradu cepat di sebuah sirkuit, Le Mans memilih jalanan desa yang sempit di daerah Prancis. Masalahnya, Ford belum pernah sekalipun ikut Le Mans. Di sisi lain, Ferarri sudah menjuarai Le Mans selama 4 tahun berturut-turut. Ford yang tidak berpengalaman membuat mobil balap, akhirnya menunjuk Carrol Shelby untuk dapat mengikuti kejuaraan Le Mans.

Rival abadi dari Jimmy Kimmel, Matt Damon hadir sebagai Carrol Shelby yang dulu menjadi pembalap dan harus pensiun karena jantungnya sudah tak mampu menahan adrenalin balapan. Ia memiliki perusahaan penjualan mobil bernama Shelbi American Inc. Menggunakan hanggar kecil sebagai bengkel dan tempat ia memodifikasi mobil yang ia jual.

Christian Bale memerankan seorang pebalap beraksen UK, Ken Miles, yang bergaya urakan dan tak mau diatur. Kemampuan? Jangan ditanya. Ken Miles adalah salah satu pebalap yang sangat paham mesin dan performa mobil. Wajah Christian Bale juga sangat mirip dengan Ken Miles yang asli.

Continue reading “Ford v Ferrari (2019)”