Frozen II (2019)

[NO SPOILER]

Pernah nggak kamu tanya kenapa drama Elsa dan Anna di Frozen pertama belum berakhir? Kalau iya, jawabannya ada dua:

  1. Uang
  2. Disney ingin menambah cerita sebagai pelengkap film pendahulunya. Beruntungnya, film Frozen II masih punya alur cerita yang saling terhubung dan cukup logis.

Pasca kejadian Anna yang berubah jadi es dan secara magis kembali mencair, kali ini Elsa punya masalah lain. SHE IS HEARING VOICES. Cerita utama ada pada Elsa yang ingin mencari tau siapa yang ‘memanggil’ dirinya. Membuka petualangan baru untuk Elsa (Idina Menzel), Anna (Kristen Bell), Kristoff (Jonathan Groff), Sven, dan tentu saja Olaf (Josh Gad).

Masih dengan setting Nordic sebagai tempat tinggal karakter, kali ini penonton tidak akan bertemu dengan musim dingin. Waktu masih menunjukkan musim kemarau dan mulau banyak daun yang menguning. Desain produksinya cukup menarik. Saya kira 6 tahun setelah film yang pertama bisa membuat dunia yang lebih luas dengan karakter-karakter tambahan yang masih sesuai dengan latar belakang cerita. Animasinya? sudah pasti bagus. We’re watching a Disney movie anyway.

Ceritanya? Kamu mungkin bisa memprediksi gimana jalan ceritanya. Ini film keluarga. Alurnya nggak terlalu berat untuk orang dewasa. Sebenarnya saya agak sedikit kecewa dengan ceritanya karena cukup mudah ditebak. Twist yang saya pikir sudah disiapkan di akhir ternyata juga tidak mengejutkan sama sekali. Tapi untuk anak kecil mungkin ini sudah cukup menghibur dan mudah untuk diikuti.

Elsa tjakeup bener. Karakter Elsa ini paling memikat di antara Disney Princess yang lain. Mungkin dari segi fisik dan watak yang gak langsung jatuh hati sama pangeran atau bahkan laki-laki pertama yang ia temui. Untungnya di Frozen pertama nggak ada cerita romantis untuk Elsa sama sekali. Nah kalau yang kedua ini….

Anna, Kristoff, dan Sven juga mendapatkan pengembangan karakter. Walaupun tidak sedominan Elsa. Setidaknya bisa menjadi subplot dan konflik-konflik kecil dalam cerita. Untungnya masih linier dan tidak terlalu membebani konflik utamanya.

Olaf selalu jadi scene stealer. Bahkan Olaf yang merupakan boneka salju juga mendapatkan pengembangan karakter. Mungkin Olaf memang karakter goofy yang diciptakan untuk menambah humor dalam cerita. Tapi Olaf di Frozen II kali ini jauh lebih baik dari yang sebelumnya. Karakternya sedikit dibumbui kalimat puitis dan filosofis. Membuat Olaf tidak sekadar boneka salju yang bisa bicara.

Water has memories

Olaf

Oh iya, soal lagunya, seperti lagu Disney lain yang selalu berima dan mudah diingat, kali ini yang cukup membekas adalah lagu utamanya yang berjudul Into The Unknown. Idina Menzel selalu bisa memberi ruh pada lagu. Bagi yang mau coba dengerin silakan langsung coba di bawah:

Frozen II is a well-written story. At least for the kids. Maybe, if the moviegoer was 7 years old back when the first Frozen released, now Frozen II becomes more mature and all characters get a significant character development. The moviegoer grows with the characters.

Rating: 7/10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s