Detective Conan: The Fist of Blue Sapphire (2019)

[NO SPOILER] Sebuah ulasan film.

Conan kembali hadir dengan film terbarunya berjudul Detective Conan: The Fist of Blue Sapphire. Namun kali ini Conan tak sendiri. Kaito Kid menjadi salah satu tokoh utama dalam film ini. Seperti biasanya, Kaito berusaha mencuri batu mulia terkenal untuk menguak kasus kematian Ayahnya. Apakah batu mulia ini adalah jawaban rasa cinta kepadamu yang dicari oleh Kaito Kid?

Sebagai penggemar film Conan sejak lama, Anda akan tahu kalau pembuat film Conan akan selalu menggunakan formula atau template yang sama. Khusus untuk cerita yang menghadirkan Kaito Kid sebagai tokoh utama, cerita akan selalu berhubungan dengan pencurian batu mulia. Lengkap dengan drama dan halangan yang menerpa. Tapi apakah Kid akan dapat batu mulianya kali ini? Silakan dilihat saja di bioskop terdekat.

Dari segi karakter, bagi penggemar jaman old, seluruh karakter tetap membawa peran-peran khusus yang tidak tergantikan. Conan, Kid, Ran, Kogoro, dan Sonoko menjadi aktor-aktor penting dalam membawa drama, gelak tawa, dan tentu saja aksi-aksi membahana di beberapa adegannya. Porsi terbesar tentu saja tetap pada dua karakter utama, yaitu Conan dan Kid yang kali ini saling bekerja sama. Selebihnya adalah ekstra yang tetap bisa membawa kita menikmati filmnya.

Dari segi cerita, memang ada bagian-bagian tertentu yang temponya terlalu lambat dan membuat saya sedikit mengantuk. Untungnya kita masih bisa melihat aksi-aksi keren dari mainan ikonik yang dipakai Kid dan Conan. Misteri? Biasa saja. Tidak ada yang spesial. Kejahatan yang ditampilkan juga terkesan tidak terlalu besar. Mungkin karena tidak melibatkan penjahat-penjahat khusus seperti melawan Black Organization.

Tentu saja ada alasan khusus mengapa Singapore menjadi tempat utama dalam film ini. Khususnya Hotel Marina Bay yang merupakan salah gedung paling ikonik di seantero negeri. Hotel besar dengan bentuk seperti kapal di atas yang memiliki kolam renang khusus. Anda bisa melihat gemerlap lampu kota, sambil menyantap hidangan lezat karya hotel, dan berenang bersama teman atau orang terdekat Anda. Hotel yang pasti belum tentu mampu saya singgahi dalam waktu dekat. Iya, film ini juga menjual hal-hal tersebut.

Kesimpulannya, terlepas dari tempo yang lambat dan cerita yang berformula sama, film ini masih bisa dinikmati untuk kalangan pecinta Conan garis keras. Atau bahkan pecinta Kaito Kid garis keras seperti Sonoko.

Rating: 6/10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s