Aladdin (2019)

[NO SPOILER] Sebuah ulasan film.

Dari garis besar cerita, kurang lebih sama dengan Aladdin versi yang lama. Film animasinya memang sudah punya tempat di setiap hati para penggemarnya. Tapi menurut saya film live action ini juga masih layak untuk mendapatkan tempatnya sendiri.

Kalian nggak akan menemukan Genie versi Robin Williams karena Will Smith tidak berniat meniru beliau. Will Smith punya caranya sendiri untuk menjadi Genie versi baru yang tetap lucu dan punya chemistry yang baik dengan Aladdin (Mena Massoud).

Jasmine (Naomi Scott) is beautiful, as always. Kali ini Jasmine jauh lebih badass dari yang versi animasi. Nyanyinya juga mengagumkan. Pantes aja lolos casting. Nggak sabar pengen ngerti Jasmine pas di film Charlie’s Angels nanti.

Di samping itu, ada sosok Dalia juga yang memberikan warna baru dalam film ini. Dalia ini berperan sebagai pelayan terdekat Jasmine. Jadi ya udah kaya sahabatnya gitu. Nggak ada batasan dan subplot kecilnya membuat cerita Aladdin live action ini menjadi lebih baru. Berbeda dari film yang sebelumnya.

Jafarnya kurang laki Berharap dia bisa menjadi karakter yang jauh lebih jahat lagi. Di film ini dia terlihat kurang cunning dan nggak berasa menakutkan. Not really a good baddy. Tapi harus ingat kalau ini film keluarga. Jadi ya mau gimana lagi. Sepertinya memang sengaja dibuat begitu biar nggak terlalu menyeramkan.

Sumber: Entertainment Weekly

Sultan juga tidak lucu dan menggemaskan seperti dulu. Sultan kali ini punya karakter berbeda dan sayangnya justru mengurangi kehebatan dari film Aladdin ini. Jika Sultan punya karakter yang sama dengan film sebelumnya, mungkin film ini akan jauh lebih menyenangkan dan lebih keren lagi.

Selain itu, ada adegan yang agak disayangkan juga. Momen magic carpet ride kurang menarik karena tone warnanya terlalu gelap. Jadi susah untuk dinikmati. Mungkin kalau cahaya bintangnya bisa lebih banyak akan jauh lebih romantis dan menarik. Tapi memang Aladdin dan Jasmine menyanyikan A Whole New World dengan versi baru yang tetap keren.

Ada beberapa CGI yang juga agak kurang rapi pembuatannya. Khususnya ketika momen Genie diputar. Tapi untuk ukuran Hollywood menurut saya hal tersebut sudah cukup bagus.

Kesimpulannya, film ini masih menyajikan tawa, haru, and it brings back memories. Masih menyenangkan untuk ditonton bersama keluarga.

Rating: 7.5/10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s