Captain Marvel (2019)

[NO SPOILER] Sebuah ulasan film.

Seorang makhluk tanpa kekuatan super bernama Fa-Uzie hendak menceritakan kesannya tentang Captain Marvel. Origin story ini sebenernya nggak jauh beda sama cerita superhero yang lain. Nggak banyak hal baru yang disuguhkan. Secara umum, Captain Marvel yang lupa ingatan berusaha menemukan jati dirinya dengan mengorek masa lalu yang sempat hilang. Semua itu untuk berubah sebagai pahlawan yang sebenarnya.

Porsi penting cerita ada pada pengembangan karakter mbak Brie Larson sendiri. Campuran karakter humoris Tony Stark dan sosok prajurit Steve Rogers yang dicampur jadi satu dalam tubuh perempuan bernama Carol Danvers ini cocok buat jadi jembatan cerita ke film Marvel bulan April. Mungkin pembuat karakter ini pengen mencampur dua sisi tersebut, terus dikasih kekuatan super yang overpowered. Jadilah Captain Marvel.

Walaupun memang plot ceritanya agak nanggung. Saya pikir terjebak di antara perang antara Kree dan Skrull akan punya aksi yang gede. Ternyata…. ditonton sendiri aja. Spoiler tidak membuat kita menikmati film kan.

Lagi, Nick Fury juga jadi secondary character yang sangat membantu dalam menghidupkan humor khas Marvel. Termasuk interaksinya bersama Goose, kucing imut yang super clingy. Selain itu, Talos di sini juga lumayan oke. Bukan sekadar karakter yang cuman muncul sesaat terus ilang gitu aja. Nanti kalian bakal tahu Talos itu kayak gimana. Jadi tiga peran pendamping ini lumayan penting untuk menghidupkan cerita. Kalau nggak ada mereka mungkin humornya bakal garing dan ceritanya jadi bikin ngantuk.

Film ini juga akan menceritakan kenapa Nick Fury matanya tinggal satu. Ternyata karena… nonton aja sendiri. Alasannya cukup nyebelin dan nggak bikin iba sama sekali. Tapi emang kalo nggak pakai eyepacth ya bukan Nick Fury namanya.

Eh iya, bakal ada dua post credit scene. Satu bikin deg-degan dan satunya lagi bikin sebel. Tapi justru yang spesial ada pada post credit scene yang pertama. Walaupun cuman sekira 30 detik, kamu akan tahu kalau akan ada gambaran kecil untuk film Marvel Studio di bulan April. Sehingga tinggal disabar-sabarin aja nungguin di kursi.

Bagi yang nggak pengen tau spoiler dari post credit scene juga nggak masalah. Selain itu, kalau nggak pengen nonton ini dan langsung nonton Avengers: Endgame sebenernya juga bisa aja. Ini masalah pilihan. Silakan tentukan sendiri.

Overall, karena pilihan film sekarang cuman dua, kalo nggak pengen nonton Dilan, nonton ini aja udah. Nggak jelek-jelek banget kok. Tapi nggak bagus banget juga.

Rating: Dia adalah Danversku 1995 7/10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s