Extreme Job (2019)

[NO SPOILER] Sebuah ulasan film.

Bisa dibilang ini merupakan film korea ketiga saya. Sebelumnya mungkin cuma nonton Train to Busan yang entah kenapa nggak seru-seru banget.
Mungkin karena pasar di sana lebih doyan drama daripada nonton makhluk pemakan daging (manusia). Pernah juga nonton Miracle in Cell No. 7 yang ternyata juga main di film ini. Tapi ya cuman inget mukanya, bukan namanya. Kalo namanya mah yang inget cuman Lee Hanee aja.

Berangkat dari salah satu episode Running Man dan banjir rekomendasi di Twitter buat nonton film ini, akhirnya, demi menutup Februari dengan film yang mumpuni, saya meyakinkan diri untuk melangkah dan beranjak dari kursi kerja ke kursi bioskop. Iya, hidup saya nggak jauh-jauh dari kursi dan layar dalam beberapa bulan terakhir. Alhamdulillah Cinemaxx masih menyuguhkan film ini. Sepertinya hari setelah saya nonton film ini, Extreme Job udah nggak tayang lagi karena pasti bakal didominasi sama mbak Dilan dan mas Milea.

Ekspektasi untuk nonton film ini adalah ketawa. Nyari film banyolan yang alurnya masih layak diikuti. Nyatanya, film action-comedy ini bisa bikin saya ketawa dari awal sampai akhir. Premis dan narasi ceritanya mudah dicerna. Secara umum, film ini nyeritain perjuangan sekelompok polisi yang harus nyamar jadi pemilik restoran ayam goreng buat nangkep gembong narkoba. Sesederhana itu.

Karakter yang dibangun juga mudah dikenali. Setahu saya, komedi itu butuh karakter yang kuat. Soalnya saya nggak mungkin ketawa kalau Limbad ngasih stand up comedy. Tapi seluruh karakter di sini memainkan perannya dengan baik. Kudos buat semuanya. Walaupun namanya rada susah, karena nama Korea mirip-mirip.

Satu lagi, jangan nonton pas laper, karena film ini sinematografinya mirip iklan keefci. Iya, kalo kamu sering nonton iklan ayam yang dikasih bumbu telur asin, dijamin ayam goreng di film ini jauh lebih bikin ngiler.

Sudah pasti bikin ngakak setelah 10 menit pertama. Cocok buat menutup bulan Februari atau mengawal bulan Maret. Lumayan buat opsi lain kalo nggak pengen nonton film dominan semacam Dilan 1991. Lebih direkomendasikan nonton rame-rame. Iya, walaupun saya lebih sering nonton sendiri karena nggak punya temen, tetep merekomendasikan kamu-kamu buat nobar.

Semoga bakal ada sekuel atau semacamnya.

Rating: Ayam goreng tidak pernah seenak ini/10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s